HeLL-dA’s Words on Press

Archive for the ‘opini’ Category

Apa yang Anda rasakan jika ada penyakit yang menggeluti tubuh Anda? Pada umumnya, Anda pasti akan merasa muak sekali dan tidak suka. Akan tetapi, tidaklah sakit itu selalu dibenci, bukan begitu?

Saya jadi ingat beberapa waktu silam dan bahkan sampai sekarang, beberapa khayalan yang selalu menyelinap di tempurung kepalaku adalah saat-saat saya sakit parah. Wuih, yang ada di benak saya adalah seperti di sinetron-sinetron! Maksudnya? Saya akan jadi pusat perhatian, orang-orang akan prihatin, dan saya akan menjadi sosok yang misterius.

Guyon sedikit dulu, ah!

Baca entri selengkapnya »

Bukit Sampah di Pancur Batu, ID.

Bukit Sampah di Pancur Batu, ID.

Baca entri selengkapnya »

Sewaktu Anda masih kanak-kanak dahulu, apa yang Anda katakan mengenai ‘hidup’? Hmm.. Tampaknya semua persepsi mengenai hidup adalah dari segi-segi fantasi dan mimpi-mimpi. Imajinasi yang tinggi begitu melekat pada jidat seorang anak. Dia ingin begini dan ingin begitu. Dia juga menciptakan bagaimana dewasanya nanti.

Hidup baginya adalah sebuah petualangan akan tetapi dia yakin bahwa petualangan ini akan berakhir bahagia. Mungkin dia menyadari bahwa hidup ini pastinya ada derita. Meskipun begitu, di kepalanya selalu saja terbersit akan ada jalan keluar.

Baca entri selengkapnya »

Kalau Anda punya kesalahan dan orang tua Anda tidak tahu-menahu, apa yang akan Anda lakukan? Sulit pasti untuk memberitahukannya. Jika mereka tahu pasti mereka bakal marah besar, namun sebaliknya hati nurani Anda pasti terganggu (jika hati Anda merasa baik-baik saja, Anda patut memeriksanya!). Dalam situasi ini, saya lebih menyarankan Anda untuk memberitahukan kesalahan yang dilakukan itu pada orang tua dahulu [jika Anda tidak punya orang tua lagi, silahkan beri tahu pada orang yang peduli terhadap Anda].

Awalnya, mereka mungkin akan sangat kecewa dan mungkin diikuti dengan kemarahan. Akan tetapi, yakinlah mereka tidak akan selamanya seperti itu! Kebanyakan pada akhirnya akan mencari solusi yang baik dan menerima Anda lagi.* 🙂 Kejujuran Anda pasti sangat bernilai di mata mereka.

Paparan dalam dua paragraf tadi, mungkin sangat berterima. Namun, bagaimana dengan cerita ini:

Baca entri selengkapnya »

Dua kata itu sering sekali tersirat di dalam diri masing-masing. Apakah Anda juga berpikir seperti itu? Pusat dari semua yang ada di dunia ini adalah diri sendiri. Ketika ada suatu masalah, pasti seorang manusia (contohnya saya) akan merasa bahwa manusia itu yang paling tertekan dan merasa dirinya benar. Meski dalam masalah itu yang salah adalah manusia tersebut, manusia itu memang menyadari bahwa dia salah namun malah kesalahannya dianggap adalah sebagai kelemahan dia yang tidak mungkin untuk disingkirkan. Begitulah dia!

Baca entri selengkapnya »

Pertanyaan yang satu ini lumayan sulit untuk dijawab menurut saya. Dua tahun silam, guru agama saya bilang bahwa pacaran dibolehkan setelah berumur 17 tahun. Sedangkan guru agama saya setahun lalu bilang bahwa sah-sah saja untuk berpacaran di usia remaja. Wuih, mana yang benar ini?

Kalau dari sinetron-sinetron yang saya tonton mah (kebetulan dulu saya senang menonton sinetron apalagi telenovela, :mrgreen: Ketahuan neh! ), masih SD juga sudah cinta-cintaan, apalagi SMP sudah kawin-kawinan, SMA sudah cerai-ceraian. (Hiperbola sekali..) Pada kenyataannya hal ini tidak hanya terjadi di sinetron saja tetapi juga terjadi di dunia maya eh nyata pastinya. 😆

Baca entri selengkapnya »

Tadi pagi saya mendengar pertengkaran yang cukup hebat di sebuah rumah. Pertengkaran antara suami-istri tepatnya. Masalahnya adalah si anak yang sering tidak menurut pada orang tuanya, dengan kata yang lebih kasar suka membangkang! Loh? Kok si anak yang membangkang, malah suami-istri itu yang bertengkar? Pertanyaan ini saya rasa bisa Anda jawab dan Anda sering lihat atau mungkin mengalaminya.

Si ibu cenderung untuk bersikap lembut pada anak-anaknya walaupun hal tersebut menyakitkan hatinya. Sementara si bapak cenderung bersikap keras. Saya tidak dapat menentukan siapa yang benar atau pun yang salah. Saya merasa kedua-duanya tidak cocok. (Ini adalah pandangan saya sebagai seorang anak.)

Di manakah tidak cocoknya? Baca entri selengkapnya »

Pemandangan di kota tempat saya tinggal sekarang dipenuhi oleh jenis manusia yang satu ini. (Manusia ada jenis-jenisnya ya? :mrgreen: Dari pelajaran Sejarah waktu SMP dulu, ada kok! ). Oke, kita masuk ke judul postingan ini. Mungkin judul postingan ini terlalu kejam untuk mereka. Agama mengatakan kalau orang-orang yang melakukan kehendak Allah akan masuk surga, maka saya pun akan menyampaikan dari sudut pandang ini.

Sebelumnya kita kembali dulu ke cerita tentang meningkatnya jumlah orang gila. Akan tetapi, saya tidak akan mencari data jumlah orang gila yang ada di Indonesia. Saya hanya mengambil sampel di daerah saya saja. Di daerah tempat tinggal saya yakni di Pancur Batu, Sumatera Utara, orang gila yang terdeteksi oleh saya 😆 ada 6 orang. Just for info, mereka-mereka itu berdomisili di dekat tempat kerja saya bukan mencakup seluruh Pancur Batu. Wuih, menurut saya, angka tersebut termasuk jumlah yang lumayan banyak.

Baca entri selengkapnya »

Hehehe… :mrgreen:

Apakah Anda benar-benar puas dengan agama Anda sekarang? Terutama buat Anda yang mengecap agama itu karena orang tua Anda juga mengonsumsi agama tersebut. Syukurlah jika Anda telah benar-benar setia untuk mempelajarinya dan mendalaminya.

Saya pernah baca kata-kata kira-kira begini:

“Sering kali agama seseorang ditentukan oleh letak geografis di mana ia lahir dan hal ini berarti adalah secara kebetulan.”

Itu berarti, kalau Anda tinggal di London, kemungkinan besar Anda akan beragama Kristen. Sementara jika Anda lahir di Kairo, kemungkinan besar Anda akan beragama Islam.

Baca entri selengkapnya »

Pikiran ini tiba-tiba melesat ke masa depan membayangkan bagaimana saya di masa mendatang nanti. Wajah berkeriput, mata sendu, rambut telah berubah menjadi putih, tak sanggup lagi untuk berjalan ke sana ke mari dan mungkin tidak dipedulikan lagi oleh sekitar.

Poin terakhir sungguh menyedihkan, bukan? Biarlah poin-poin awal mengerumuni tubuh ini namun jangan sampai pada poin terakhir. Wuih… Sudah tersiksa secara fisik, batin pun ikut-ikutan! Akan tetapi, itulah yang sering kali terjadi sekarang ini. Sepertinya kaum lansia tak ada di sekitar keluarga mereka! Kalau pun mereka masih dirasakan ada di dekat keluarganya, keluarganya hanya menganggap dia angin yang berhembus begitu saja. Tak dihiraukan.

Baca entri selengkapnya »


Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 58.672 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Auto Car

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Blog Remaja

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update