HeLL-dA’s Words on Press

Kapan Aku Bisa Pacaran?

Posted on: September 27, 2008

Pertanyaan yang satu ini lumayan sulit untuk dijawab menurut saya. Dua tahun silam, guru agama saya bilang bahwa pacaran dibolehkan setelah berumur 17 tahun. Sedangkan guru agama saya setahun lalu bilang bahwa sah-sah saja untuk berpacaran di usia remaja. Wuih, mana yang benar ini?

Kalau dari sinetron-sinetron yang saya tonton mah (kebetulan dulu saya senang menonton sinetron apalagi telenovela,:mrgreen: Ketahuan neh! ), masih SD juga sudah cinta-cintaan, apalagi SMP sudah kawin-kawinan, SMA sudah cerai-ceraian. (Hiperbola sekali..) Pada kenyataannya hal ini tidak hanya terjadi di sinetron saja tetapi juga terjadi di dunia maya eh nyata pastinya.😆

Banyak yang mengatakan bahwa berpacaran itu membuat kita bisa mengenal berbagai macam karakter orang. Ya, saya akui itu. Meskipun begitu, pada saat kapan seorang remaja cocok untuk melakukan hal tersebut? Saya tidak akan menjawab umur yang spesifik untuk itu.

Kalau ditanyakan perseorangan apa yang menjadi motif seorang remaja untuk berpacaran, saya rasa banyak yang menjawab untuk sekadar ‘have fun’, untuk menjadi aksesori yang akan menaikkan prestise, dan mungkin ada juga yang ingin mengetahui karakteristik orang lain. Untuk alasan yang pertama dan kedua, saya rasa Anda bisa menjawab apakah hal itu baik di mata Anda. Semua keputusan di tangan Anda dan pada remaja lain.

Mulai dari alinea ini, kita akan membahas sejenak motif ketiga yakni untuk mengetahui/mempelajari karakteristik berbagai orang. Pertanyaan yang ingin saya ajukan, apakah harus dengan cara tersebut? Seorang remaja hanya akan belajar untuk bercerai. Jika dia merasa tidak cocok dengan orang tersebut, yang banyak dilakukan oleh seorang remaja hanyalah akan memutuskan hubungan saja. Apakah ini yang dinamakan mempelajari karakteristik seseorang? Banyak hubungan yang dijalani oleh para remaja cuma bertahan seumur jagung. Sekali lagi, sebenarnya mereka hanya mempelajai untuk bercerai!

Lagi pula, tidak perlu untuk menjalin hubungan khusus dengan seseorang untuk mempelajari berbagai macam sifat manusia. Malah, dengan adanya ikatan bersama orang lain, tentunya seorang remaja akan terfokus pada satu orang saja. Jika hal ini dilakukan terlalu dini, bukankah akan menimbulkan sakit hati jika ternyata tidak cocok?

Oleh karena itu, apa yang sebaiknya dilakukan? Menurut saya adalah jalinlah dahulu persahabatan dengan banyak orang. Seorang remaja akan mempelajari mengenai menempatkan dirinya dengan lingkungannya dan dapat memupuk dan mempertahankan persahabatan. (Mempelajari diri sendiri dulu dong, baru setelah itu mempelajari diri orang lain.🙄 ) Dari salah satu buku yang saya baca kira-kira isinya seperti ini:

“Suatu saat jika sudah waktunya berpacaran, seorang remaja sudah mengetahui tentang dirinya dahulu dan tahu apa yang dia butuhkan dari orang lain.”

17 Tanggapan to "Kapan Aku Bisa Pacaran?"

Saya sudah mempelajari diri sendiri🙂 saya daftar ya kalo hellda udah membuka lowongan pacar.. xixixi…😀

Selamat Idul Fitri 1429 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin…😉

Entah mengapa …. saya selau merasa orang yang berpacaran itu sebagai manusia yang tak berprinsip ….mendingan nikah aja … berpahala lagi

Boleh pacaran setelah 17 thn? Aku belum boleh dunk…, hehehe

@Agung Mojosari
Hihihihiii.. (Diem-diem aja…)😆

@Muda Bentara
Saya sontak membacanya, ternyata ada yg hampir seide dg saya.

@Redesya
Secara tersirat saya mengatakan begitu sebenarnya…😀

wah…….
mending baca bukunnya salim a fillah yang judulnya nikmatnya pacaran setelah nikah………dibaca ya….

http://senyum-yuk.co.cc

tukeran link yuk…….

tunggu aja pas uda tua…kalo bingung atau pas udah nikah

iyaaah, kalo saya si, banyak2 punya temen dulu…

waduhh..
mav telat berkunjung balik..
cz kapan hr mbak b`kunjung ke blog saia, tp ndak mencantumkan URL blog mbak sndiri..
jd sulid mw silaturahmi balik.
hehehe..

trnyata blognya lbh baik dr blog saia >.<
hehee..

o iia, URLnya uda trcntum d blogroll saia tuh..
hehe..

Thx
~DioRosso~

Hi ibu! (balas neh, abis gw dipanggil bapak)

Well, kupikir tak ada aturan kapan boleh pacaran atau tidak. Kita hanya mengetahuinya ketika sudah berada pada proses itu, atau bahkan ketika inginan itu begitu kuat ketika kita naksir berat dgn seseorang. Jangan takut, entar kamu tau sendiri apa kamu sudah boleh pacaran atau belum. He..he..he..he…

keep jomlo all the time bro…🙂
pacarannya ntar aja kalau sudah nikah (sama istri)

kenapa pacaran ?

ma2mann smile : saya udah baca bukunya😆 emang bagus tuh😀

Lah kamu kan sudah kuliah…ya sudah boleh pacaran. Kecuali anakku si Myra yang masih 15 tahun. Gak boleh pacaran !!

pacaran kalo maen2 mah mendingan gak usah. mending ntar kalo dah siap mau kawin.hehehe…

sekali2 sih gpp, buat pengalaman. asal jangan terjerumus ke jurang gelap nan dalam.hihihihi…. soalnya cinta itu buat.hehehe.. jadi inget postinganku dulu tentang cinta buta atau cinta sejati.hehehe… (walau ngembat punya orang)

iklan ah…
http://ardnahc.wordpress.com/2008/08/24/cinta-sejati-atau-cinta-buta/

[…] ini sudah pernah saya publish di blog saya sebelumnya namun dengan sedikit perubahan. Tulisan ini saya buat dalam rangka menyambut Hari AIDS Sedunia. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: