HeLL-dA’s Words on Press

Peta Buta dan Buta Peta

Posted on: September 18, 2008

Ini nih, satu permasalahan yang sering menimpaku dan mungkin remaja lainnya, tidak terkecuali para orang tua. Apalagi mereka yang mungkin tidak mengenyam pendidikan dasar atau 12 tahun atau… ah! Yang pasti buat mereka yang malas deh! Malas apa? Ya, malas untuk menghafal letak negara yang satu dengan yang lain bahkan benua yang satu dengan yang lain. (Aih, kalau nyebutin letak benua di suatu peta buta aja kaga’ tau, ke laut ajalah!:mrgreen: ).

Dulu waktu SD, saya paling palak (baca:kesal) jika menemukan soal yang menanyakan: “Pada nomor berapa negara Inggris terletak?” atau pertanyaan seperti ini: “Nomor 2 pada peta buta di atas adalah negara…”

Wuih, saya bisa kembut (bahasa apa sih ini?). Sampai sekarang saya belum bisa menyebutkan satu per satu letak negara-negara yang ada di dunia ini apalagi pulau-pulaunya apalagi provinsi-provinsinya apalagi… Ngomong-ngomong soal provinsi, jujur saya juga hampir buta (hingga saat ini saya memakai kaca mata minus 1,75😆 ) untuk bisa melihat di mana letak provinsi-provinsi yang ada di Indonesia. Mau jadi apa toh? (Mau jadi sastrawati…😳 ).

Nah, oleh karena itu, mari kita lihat apa hanya saya saja yang hampir buta untuk melihat peta buta?

Dari majalah yang saya baca yang mengutip pernyataan dari Daily News di New York, dikatakan seperti ini: Sewaktu menggunakan peta dunia, 11% remaja tidak dapat menemukan Amerika. Dan, sewaktu dihadapkan pada peta buta AS, 50% tidak tahu di mana letak New York. Sewaktu disuruh untuk menemukan negara-negara lain yang disebutkan dalam warta berita, hanya 13% yang dapat menemukan Irak atau Iran, dan hanya 17% yang menemukan Afghanistan. Bahkan hanya 71% orang Amerika usia 18 hingga 24 tahun yang dapat dengan tepat menemukan perairan terbesar di dunia-Samudera Pasifik.

Masih dari majalah yang sama namun kali ini sumbernya adalah the National Geographic Society yang mengadakan kuis yang berisikan 56 pertanyaan-memberikan pertanyaan tersebut kepada 3.250 kawula muda di Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Prancis, dan Swedia. Tidak ada satu pun dari negeri-negeri yang disebutkan mendapatkan nilai “A”. Jumlah tertinggi pertanyaan yang bisa dijawab adalah 40. Berikut urutannya:

Swedia (40)

Jerman (38)

Italia (38)

.

.

Amerika (23)

Meksiko (21).

Kemudian, presiden the National Geographic Society melontarkan pertanyaan ini: “Jika kaum muda kita tidak dapat membaca peta dan tidak mengetahui peristiwa-peristiwa terkini, bagaimana mereka dapat memahami masalah budaya, ekonomi, dan sumber daya alam dunia yang kita hadapi sekarang?”

Wuih, artikel ini ngena banget pada saya. Apakah di antara pembaca semua ada juga yang mengalami buta peta pada peta buta atau bahkan buta peta pada peta tidak buta?😆 Ada lho yang seperti itu… Bahkan peta yang jelas-jelas memberikan keterangan sekalipun, ada yang harus mencari-cari terlebih dahulu-dia tidak dapat dengan percaya dirinya langsung menunjukkannya. (Salah satu contohnya adalah saya sendiri). Oleh karena itu, bagaimana caranya agar tidak buta peta? Haruskan rajin mengonsumsi wortel, tomat, rimbang, dan lainnya? Saya jawab, “Ya!”😉 Akan tetapi, ada tapinya nih… Kita juga harus rajin melihat peta dan menghafalkannya. Jangan pernah sepelekan pelajaran yang satu ini!

>>>Salut untuk guru kewarganegaraan saya di SMA saya dulu. Dia begitu akrab dengan yang namanya peta.

11 Tanggapan to "Peta Buta dan Buta Peta"

kalo sering nyasar itu akibat ga bisa baca peta jugakah?😳

😆
Mungkin juga…
Pas pulak dia malu utk bawa peta karena ngga’ bisa baca peta..

..apa gara2 sekarang ada tehnologi GPS ? jadi, kemungkinan kesasar kan kecil…

kalo para pencinta alam sih, kemampuan membaca peta itu sudah agak wajib.. malah bentuknya : peta kontur..

setau ku sih, kemampuan baca peta buta itu, refleksi dari kemampuan orientasi arah seseorang, jadi tiap2 orang akan beda2..

kalo aja the National Geographic Society kasih quis-nya di Jakarta, atau Surabaya.. mereka akan tercengang..

klo indonesia sih ane apal tuh letak propinsinya, tapi klo eropa agak ribet..
hehehe

Itulah sebabnya orang memasang GPS di mobilnya, sebab mereka buta peta semua🙂
kalau tidak punya, trial and effor saya. menelusuri setiap tikungan yang ditemui.

biar gak buta peta pas baca peta buta pake senter makanya !! he he he

lihatlah peta menggunakan mata hati…

*bersemedi*

berarti kata-kata ”malu bertanya belilah peta” sudah tidak berlaku ya???? abis gak pada bisa baca….

hahahahahahahahahahahahahhahahahahahhahahahahahahahahahahahahahahahahahahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhjikjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj

apakah membaca peta seasyik membaca komik…
saya butuh jawaban ini paling lambat seminggu
INI PENTING ANTARA ILMU DAN HIBURAN!!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: