HeLL-dA’s Words on Press

Remaja dan Narkotika-“Haruskah Mereka Mati?”

Posted on: September 12, 2008

Topik ini adalah salah satu topik paling basi menurut saya. Akan tetapi, topik ini pula yang tak pernah ada habis-habisnya. Di Indonesia sendiri dari situs ini dituliskan ada 3,2 juta masyarakat Indonesia merupakan pengguna narkotika. Mudahnya akses untuk mendapatkan barang haram ini dituding sebagai salah satu faktor menanjaknya penggunaan obat-obatan ini. Terlebih lagi, pada saat usia seseorang ada di antara anak-anak dan dewasa diibaratkan sebagai seseorang yang sedang berjalan di atas seutas tali. Para kaum muda mudah tertarik pada sesuatu yang belum mereka rasakan. Ya, rasa ingin tahu yang sangat kuat sekali telah menjatuhkan banyak remaja dalam tindakan yang menurut saya (mungkin Anda juga) adalah bodoh! Rasa ingin tahu ini melebihi perasaan kecewa dan depresi serta ingin diterima teman-teman. Meskipun begitu beberapa faktor yang telah saya sebutkan adalah merupakan pemicu yang serius tentunya.

Beberapa alasan para kaum muda tertarik untuk menggunakan narkotika yang saya ingat adalah sebagai berikut:

  • Perasaan depresi dan kecewa
  • Tekanan teman-teman
  • Ingin merasakan relaks dan gembira
  • Sikap memberontak
  • Rasa ingin tahu

Dalam artikel ini saya tidak akan menjelaskan lagi mengenai apa itu narkotika ataupun dampaknya bagi kesehatan. Saya yakin Anda semua telah tahu apa saja dampaknya bagi kesehatan. Terlepas dari itu, saya senang menulis tentang dampak psikologisnya terhadap kaum remaja dan bagaimana cara mengatakan “tidak” pada narkotika.

Saya pernah baca bahwa para pengguna narkotika umumnya sangat kekanak-kanakan. Tentu saja iya! Itulah penalaran yang saya ambil. Bukan saya ingin menyudutkan para pengguna narkotika. Namun, begitulah kenyataannya. Coba pikirkan! Sewaktu berada dalam masalah, mereka lebih memilih untuk merasakan kenikmatan sesaat tersebut ketimbang menyelesaikannya. Bayang berapa banyak masalah yang terbengkalai. Selain itu, bukankah seharusnya pada saat masa remaja, kita akan mempelajari banyak hal yang berguna untuk masa depan? Tentu kita tidak akan menyia-nyiakan masa muda yang begitu indah ini. Sekalipun seseorang sudah kembali ke kehidupan normal, sungguh akan sangat berat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan ini. Akan terasa bahwa diri ini masih seperti anak-anak.

Lalu, bagaimana jika seseorang telah jatuh ke dalam jerat ini? Orang tua pastinya akan sangat kecewa dan bahkan walaupun mereka ingin bertindak bijaksana, tetap saja perasaan gagal dan kecewa tidak akan bisa tersembunyikan. Namun, ingatlah orang tua pastinya akan tetap menyayangi remaja tersebut. Kalau begitu, ikutilah pengaturan mereka.

Beberapa orang tua mungkin akan lebih berminat untuk mengirim anak mereka yang terlibat dalam penggunaan obat-obatan terlarang ini ke panti rehabilitasi. Akan tetapi, patut diperhatikan bahwa tidak semua (atau sedikit) yang pulih dari kecanduan narkotika melalui perawatan medis ini. Oleh karena itu, orang tua harus lebih memilih yang terbaik bagi anaknya dan walaupun akhirnya orang tua menggunakan jasa perawatan medis dalam hal pemulihan anaknya, akan lebih baik jika orang tua tersebut ikut serta dan aktif mengulurkan bantuan kepada anaknya tersebut.

Memvonis seorang pencandu adalah pedosa adalah tindakan gegabah yang malah bisa menjatuhkan si pengguna ke dalam jurang lebih dalam lagi. Apalagi seperti penjelasan-penjelasan sebelumnya, seorang pemakai narkotika cenderung bersikap kekanak-kanakan, mereka cenderung tidak stabil. Beri mereka motivasi! Pergaulan yang baik mengambil peran penting juga. Salah satu pendorong seseorang untuk mencoba obat-obatan ini adalah teman-teman. Oleh karena itu, pilihlah siapa yang akan menjadi teman bergaul. Bukankah jika kita bersahabat dengan orang bijak, kita akan menjadi bijak, begitu juga sebaliknya.

Meskipun begitu, alangkah lebih baik, jika tindakan pencegahan diambil lebih awal. Prinsipnya sama dengan pemaparan saya sebelumnya.😉

2 Tanggapan to "Remaja dan Narkotika-“Haruskah Mereka Mati?”"

emang mestinya dideketin dan dirangkul, jangan malah dikucilin sama orang-orang sekitarnya ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: