HeLL-dA’s Words on Press

Aku Sangat Miskin!

Posted on: September 12, 2008

Saya sering menyerukan kata-kata itu dalam hati saya. Terkadang kata-kata itu terlontar juga ke muka orang tua saya beberapa tahun yang lalu. Pada saat itu, saya sepatutnya bersyukur bisa hidup menjadi diri saya sendiri. Mengapa tidak? Toh, tiap hari saya makan enak, ya kalau pun terkadang lauknya tidak enak atau pun hanya bisa makan mie instan, itu karena waktu yang terus mencekik. Namun mengapa saya mengatakan bahwa saya ini sangat miskin? Antara lain faktornya adalah iri dengan teman-teman yang lebih mampu! Pada saat itu, handphone saya mungkin hanyalah Nokia 2300 sedangkan teman-teman saya yang lain sudah punya N-Gage, Nokia 7610 atau mungkin N73.

Namun, tahukah kita apa yang dikatakan oleh teman-teman itu yang telah memiliki lebih dari apa yang saya miliki tersebut? Hmmm… Sepertinya kita semua sudah bisa menebak. Mereka juga pasti mengatakan hal yang sama jika melihat ada remaja lainnya yang memiliki barang-barang yang lebih canggih. Begitulah prinsipnya akan berjalan terus ke atas.

Miskin! Kata itu sangat relatif. Seperti pengalaman saya yang disebutkan di awal postingan ini, saya menganggap diri saya ini miskin hanya karena punya handphone yang bisa saya katakan jadul. Sedangkan remaja yang lainnya juga merasa dirinya miskin ketika dia tidak bisa makan tiga kali sehari, tidak punya uang untuk membiayai sekolahnya dan bahkan dia harus mencari uang sendiri untuk bertahan hidup. Pertanyaannya, manakah yang memang patut dikatakan miskin? Tentu kita bisa menjawabnya sendiri.

Jika seorang remaja benar-benar miskin, apakah yang bisa dia lakukan? (Tidak soal miskin itu didefinisikan sperti apa) Silahkan ikuti beberapa tips berikut ini:

Eksplorasi Aset dalam Diri

Ya, jika kita punya sesuatu yang bisa kita lakukan untuk menunjang hidup, silahkan kembangkanlah hal tersebut. Akan tetapi, kalau kita merasa tidak mempunyai sesuatu pun dalam diri ini yang berharga sehingga terjatuh ke dalam jurang kekelaman. Mungkin dengan bergabung dengan geng-geng jalanan dan mencari uang dengan cara kekerasan, itu adalah tindakan bodoh! Hal tersebut hanyalah menyiksa diri. Bayangkan dengan bergabungnya kita dengan geng-geng seperti itu, kemungkinan besar adalah kita juga akan terikut dalam pergaulan mereka. Bahaya seperti penggunaan narkotika dan obat-obat psikotropika lainnya akan mengejar. Tentu hal-hal ini hanya akan menjerumuskan kita ke dalam kemiskinan.

Tingkatkan Harga Diri.

Hampir sama dengan poin pertama. Lakukan apa yang bisa membanggakan paling tidak keluarga saja. Jika kita bersekolah, raihlah prestasi! Hal ini akan membuat teman-teman lainnya merasa segan dan simpatik kepada kita. Walaupun miskin, namun otak tidak miskin dong!

Pikirkan Masa Depan.

Harapan akan membangkitkan motivasi untuk bisa maju. Tentu kita tidak ingin menjadi sampah masyarakat, bukan? Oleh karena itu hal pertama yang perlu kita lakukan adalah menciptakan mimpi-mimpi terlebih dahulu. Eitss, jangan lupa juga untuk bertindak sesuai dengan mimpi-mimpi itu.

Tidak Pernah Putus Asa.

Mewujudkan semua impian tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Oleh karena itu, tujuan kita bukannya hedonisme dan materialisme melainkan kebahagian batin. Bercita-cita bukan hanya sekadar meningkatkan prestise namun akan lebih baik ini dilakukan atas dasar ingin keinginan diri untuk maju, ingin agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang buruk. Bagiamanapun kemiskinan terkadang memberikan pengaruh untuk bertindak kriminal.

Akan tetapi, perlu diingat, cita-cita tidaklah yang jauh dari jangkauan. Saya mengatakan bahwa menjadi miskin dapat beresiko untuk melakukan tindakan kriminal, hal ini bukan berarti kita tidak boleh miskin, hanya saja satu sikap yang perlu kita tanamkan adalah jangan ada kata “pasrah” atau pun kata kasarnya “malas”.😆

Bukankah begitu?😉

12 Tanggapan to "Aku Sangat Miskin!"

bagus tuh tipsnya,cocok bgt bwat gw yg gi gak pede..hehehe

miskin bukanlah persolan harta,kawan!

miskin bukan dinilai dari harta…
banyak segi looo…

Aku ingin harus kaya!

miskin itu relatif, kali ya.

Selalu b’syukur dg apa yg dimiliki.

waktu jaman saya muda dulu, saya pernah nraktir temen yang sambat gak punya duit, saya traktir dia makan di hik alias angkringan di daerah solo sana. sehabis makan saya tanya dia duitnya masih berapa, dia bilang tinggal seratus rebu. kontan saya maki-maki dia karena uang di dompet saya tinggal 20 rebu perak belaka.
ya, ternyata uang saya yang lebih sedikit malah lebih kaya

eladalah…
hmm tingkat miskin setiap manusia tuh levelnya berbeda…

ada yang cuma bisa makan sehari 3 kali sukurnya minta ampun… tapi ada manusia yang timbun duit ampe milyaran tetep ajah serakah…

klo nganggep miskin cuma gara2 takut dipandang oleh mata sosial….. halah tergantung cara kita menyikapi ajah… hehehe… *sok bijak*

miskin harga ga masalah.. yang penting jangan miskin hati……

Biar miskin tetapi langkah bersemangat dan muka berseri,…hehehe….bersyukur selalu…

sering-seringlah melihat kebawah maka anda akan merasa kaya
melihat atas terus anda terasa miskin

Sejujurnya aku lebih memilih mengaku bodoh ketimbang mengaku miskin meskipun sebenarnya memang miskin. Sebab kekayaan ilmu pengetahun tidak pernah bisa diukur dengan parimeter apapun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: