HeLL-dA’s Words on Press

Ibu Muda

Posted on: Agustus 25, 2008

Praktik seks pranikah yang sudah merebak dan hasrat seksual dini yang tak dapat ditampik tentunya, hal-hal yang disebut barusan adalah faktor-faktor penyebab menjadikan seorang remaja menjadi ibu muda. Beberapa memilih untuk tidak aborsi. Hal ini juga patut dipujikan. Selain itu, ada juga yang menjadi ibu karena keinginannya. Saya menemukan beberapa orang seperti ini di kehidupan saya. Keinginan untuk menikah sangat menggebu-gebu. (Terkadang saya tertawa kalau melihat kejadian seperti ini. Bahkan baru di tingkat SMP, sudah mau berumah-tangga😆 Huss! Tidak boleh menertawakan orang lain).

Satu hal yang perlu kita tahu dan pastinya kita juga sudah tahu, pada masa mekarnya masa remaja, hal ini hanyalah perasaan sesaat saja. Jarang ibu-ibu muda ini mampu untuk bertahan-baik dalam urusan rumah tangganya bersama teman hidupnya maupun mengurus anak. Termasuk juga perceraian yang begitu cepat.

Seraya beberapa tahun berlalu atau mungkin belum sampai setahun anak itu lahir, masalah mulai bermunculan! Bisa karena rasa curiga antara si pria dan si wanita, masalah finansial dan sebagainya. Sungguh tragis, yang kena getahnya adalah anak mereka di kemudian hari. Orang tua muda ini bisa saja kurang mengerti dan kurang ingin untuk merawat anak yang telah dilahirkan ke dunia itu. Sering didapati bahwa anak ini malah dialihkan kepada orang tua dari sang ibu atau bapak muda tersebut.

Kurangnya perhatian oleh sang ibu khususnya dapat berakibat buruk terhadap sikap anak itu di masa depan.

1. Anak itu cenderung cengeng.

Salah satu anak dari hasil pernikahan dini ini yang saya ketahui berkelakuan seperti itu. Contohnya, jika dia melihat ada mainan di sebuah toko yang dia lewati pasti harus dibelikan. Kalau tidak dia akan berkeras hati dengan mengiangkan suara tangisnya yang benar-benar membuat telinga tuli.

Bayangkan berapa banyak rupiah yang harus dirogoh dari pundi-pundi! Berdasarkan apa yang saya lihat, untuk keluarga yang terbilang sederhana, paling sedikit Rp 5000 harus keluar dari dompet hanya untuk jajannya. (😕 Jajan saya sewaktu SMA saja cuma segitu, sudah termasuk ongkos lagi)

2. Anak itu cenderung manja.

Apa-apa harus dilakukan oleh orang lain. Dia merasa bahwa sekitarnya adalah budak untuk dia. Semua harus menuruti keinginannya. Kemudian, tidak bisa mandiri.

3. Tidak suka berbagi!

Jika bukan yang sangat dekat dengan dia dan terkadang yang dekat dengan dia pun, dia tidak akan memberi apa yang dia sudah miliki. Dia pasti sangat marah! Tetapi, kalau dia yang meminta, harus diberi.😦

4. Cemburuan.

Jika dia melihat semisal neneknya sedang menggendong-gendong dan bermain-main dengan anak sebaya dia, maka dia pasti langsung merengek juga.

5. Mulutnya Harus Ditutup dengan Makanan.

Anak ini dibawa ke sebuah pertemuan atau mungkin beribadah. Dia tidak akan tahan untuk diam di sana. Orang tua yang tidak sabaran biasanya menutup mulut anaknya dengan makanan. Seharusnya ini jangan dilakukan! Anak pastinya akan terbiasa dengan hal ini. Dia tidak akan mau diam kalau suatu saat tidak ada makanan.

6. Kurang menghormati ibunya.

Karena kurangnya perhatian ibunya, anak bisa jadi akan tidak menghormati ibunya ataupun bapaknya serta ogah untuk tidur ataupun bersama ibunya itu. Saya mendengar sendiri seorang anak yang masih berusia 3 tahun memanggil ibunya dengan menyebutkan nama ibunya tersebut.

Masih banyak lagi sebenarnya dampak-dampak begatif yang akan menimpa anak-anak tersebut. Belum lagi kemampuan otaknya akan kurang berfungsi. Hal ini disebabkan oleh ibu-ibu muda yang tidak memperhatikan gizi anak-anak mereka. Ingin cara yang instan agar anaknya tidak merengek sehingga menuruti saja apa yang anaknya kehendaki.

Memang dampak-dampak di atas juga akan berlaku pada ibu-ibu yang memang menikah pada usia yang matang. Tetapi, setidaknya jika pada usia muda itu akan cenderung terjadi oleh karena pada usia remaja, semua hasrat masih belum bisa terorganisasi dengan baik.

Oleh karena itu, apa yang harus dilakukan oleh ibu-ibu muda ini? Terutama adalah perhatiannya kepada anak yang telah dia lahirkan itu. Jika dia menuruti saja keinginan masa mudanya, masih ada hasrat untuk bebas dan ingin instan saja, yakinlah dia tidak akan berhasil. Sebaiknya jangan pernah berandai-andai lagi jika saja tidak terjerumus pada pernikahan dini ini.

Pemandangan yang sering dilihat adalah ibu muda ini selalu saja merasa masih remaja tulen tanpa beban dan ingin bebas. Satu contoh adalah dia masih ingin menjalin hubungan dengan lelaki lain. Bagi yang sudah bercerai dengan suaminya, dia mencari penggantinya dan suka saling menggoda dengan lawan jenis. Selain itu, ibu muda ini juga malu untuk mengakui bahwa dia telah memiliki anak. (Ini bukan hanya terjadi pada pernikahan dini akibat ‘kecelakan’ tetapi juga pada seorang remaja yang memang memilih untuk menikah muda dulunya).

N.B: Ibu muda yang dimaksud di sini ialah yang tergolong remaja dan belum seharusnya menikmati kehidupan berumah-tangga.

4 Tanggapan to "Ibu Muda"

ciri2 anaknya kok pas bangetz dengan ponakan Q ^_^

Sebenarnya semua anak akan cenderung spt itu. Namun, yg membedakannya adalah kadarnya. Jadi, kalau sudah kelewatan sekali, harus diwaspadai tuh..😉

Keren mbak ceritanya…hehehe🙂

Mungkin ada baiknya dikasih saran buat ibu2 muda, gimana cara mendidik anak yang baik ^_^

Jangan lupa, anak adalah anugrah dan terlahir dalam keadaan suci, orang tualah yang menjadikan dia punya berbagai hal layaknya kita saat ini,.😀

Salam kenal ya,.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: