HeLL-dA’s Words on Press

Aku Protagonis

Posted on: Agustus 5, 2008

Ntah kenapa aku jadi teringat padamu lagi yang telah mencampakkan kami. Ah! Bukan! Kau memang tidak mencampakkan kami, tapi itulah intinya bagi aku, adik-adikku dan sebagian orang. Sedangkan sebagian yang lainnya lebih memilih untuk percaya pada kata-katamu dan keadaan yang tidak jelas yang tak sengaja terlihat oleh mereka..
Kau mengatakan pada sebagian orang itu bahwa kami yang ntah bagaimana dan tidak bisa diatur, padahal kau telah bertanggung jawab atas kami. “Tanggung jawab?” Adikku melemparkan pertanyaan itu dengan lantam ke mukamu kemudian melanjutkan, “Hanya memberi kami makan, itu yang kau sebut tanggung jawab?!” Itulah sepotong dari kalimat panjang yang tak mampu aku ulangi lagi. (Aku masih mampu mengulanginya di sini, tapi aku tak mampu teriakkan di hadapanmu seperti dia setelah kejadian itu- kejadian yang benar-benar membuat bukan hanya tetengga sebelahku saja yang tahu namun tetangga-tetangga).
Namun, walau begitu, tetap saja bukan ‘image’-mu yang buruk di hadapan si penengah itu, kaulah yang protagonis! Kau terdesak oleh keadaan dan kau pun sedang stres! Itu yang disuruhkan pada kami untuk dipahami..!

Pada sasat itu kucoba untuk memahamimu dan tidak menuntut apa-apa lagi, kubiarkan adikku menanggung deritanya, namun ternyata kau seakan melupakan segalanya. Kau biarkan adikku tidak bisa menikmati apa yang anak-anak lain nikmati yaitu sekolah.

Apa sebenarnya kau pikirkan? Apakah kau merasa dirimu sebagai tokoh protagonis? Kau bilang kau juga sedang stres, banyak yang harus kau pikirkan! Kau yang terjepit dalam hal ini, kau yang selalu didesak oleh kami! “Kalau begitu untuk apa kau menambah bebanmu lagi, dengan membawa wanita… Bukan! Tapi, gadis yang tidak perawan lagi, gadis yang ditinggalkan oleh suaminya ntah kemana!” Itu yang terucap dari bibirku. Namun kau malah berdalih karena kau butuh seseorang yang bisa jadi teman bertukar pikiran. “Teman bertukar pikiran? Bukannya teman tidurmu? Hahahaa….”, tawaku dalam hati.

Setelah selang beberapa waktu, mertuamu datang membawa anak-anak perempuan itu dan sekarang mereka tinggal bersama kita! Sekarang aku tak mampu menahan lagi, aku pun segera keluar dari rumah itu. Benar-benar marah jiwaku padamu, apalagi adik perempuanku. Dia mengamuk!

Sekarang aku sedang menekan tuts-tuts pada keyboard komputer ini, menuangkan semua yang ingin kutulis tentang hidupku ini, menjadi tokoh utama dan protagonis dalam cerita kehidupanku. Terlintas juga dalam benakku, betapa enaknya perempuan itu hidup, walau mungkin aku juga merasakan kalau dia juga begitu kasihan, ntah mengapa harus berjumpa denganmu hingga jantungnya juga harus ‘dag dig dug’ ketakutan waktu itu, dirinya merasa terhimpit, pada saat itu dia merasa kalau dialah tokoh protagonis! Begitu juga kau! Ya, kita semua merasa yang paling benar… Tetapi, pada waktu aku menulis ini, akulah tokoh protagonis yang sebenarnya, diikuti oleh adik-adikku. Kami memulai kehidupan yang baru sekarang, kehidupan tanpa ada dirimu di dalamnya. Namun, kau tidak akan tersingkir dari pikiran kami yang paling jauh di dasar sana. Aku dan adik-adikku akan terus mengingatmu sebagai seseorang yang tak perlu dibalas memang, tapi akan kami tunjukkan kalau kami sanggup menjadi orang yang jauh lebih baik kehidupannya daripada hidupmu! (Karena aku ingin bertemu mama di sana, semoga kau juga…)

1 Response to "Aku Protagonis"

Hope u can meet your moms soon. But in a good condition!!!🙂

If i were you, i don’t know what to do. You have a power, and you must know, that you own your life, and you change your own world. When peace and love was the basics.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 55,158 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Beasiswa Scholarships

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Grill Recipes

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update

%d blogger menyukai ini: