Posted by: HeLL-dA on: Oktober 10, 2008
Jujur saat saya sedang menulis postingan ini, saya sedang mendengarkan banyak sekali jenis musik, saling bergantian. Rasa-rasanya kalau tidak mendengarkan musik setiap kali berkegiatan, kosong! Nggak konsen dan seperti ada yang kurang. Bahkan, sewaktu belajar yang membutuh konsentrasi penuh, telinga ini kurang nyaman jika tidak ada musik. Katanya musik dapat menambah konsentrasi!
Pengalaman saya beberapa tahun lalu, saya benar-benar dikuasai oleh yang namanya musik. 24 jam radio saya selalu menyala! Jika listrik padam, saya beralih mendengarkan radio lewat handphone saya. Jika tidak bisa mendengarkan radio, hati saya begitu geram. Wuih,
serem amat!
Ada dua pertanyaan yang saya kutip dari salah satu buku:
1. Seberapa pentingkah musik bagimu?
2. Kapan kamu mendengarkan musik?
Silahkan Anda jawab sendiri!
Saya tak akan menyinggung jenis musik apa yang Anda favoritkan, melainkan porsinya-seberapa banyak yang Anda berikan untuk musik. Apakah Anda telah dikuasai oleh musik?
Musik bisa disamakan dengan makanan bergizi, bisa bermanfaat. Akan tetapi, kita tentu tahu jika kita mengonsumsi makanan secara berlebihan pasti ada dampak buruknya, salah satunya adalah obesitas. Bukankah begitu juga dengan musik?
Kita boleh menjawab pertanyaan berikut yang saya kutip dari buku yang sama namun izinkan saya menuliskan jawaban saya dulu,
:
Berapa banyak waktu yang kamu habiskan untuk mendengarkan musik setiap hari?
Helda: 24 jam!
Berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk musik setiap bulan?
Helda: Pokoknya termasuk anggaran utama.
Apakah musik mengganggu hubunganmu dengan keluarga?
Helda: Ya. Saya sering marah-marah apabila radioku dimatikan. Selain itu, saya hampir tidak pernah berkumpul dan mengobrol dengan yang lainnya hanya karena sedang mendengarkan musik.
Eitss, tunggu dulu, saya ingin memberi tahu bahwa jawaban-jawaban saya yang di atas adalah pengalaman saya beberapa tahun lalu, seperti dinyatakan di awal. Sekarang saya menemukan bahwa belajar dengan keheningan benar-benar membuat saya berkonsentrasi! Anda juga boleh mencobanya jika belum.
Oleh karena itu, hindarilah penggunaan earphone sepanjang hari! Memang tidak dipungkiri bahwa musik bisa mengisi kehampaan yang kita rasakan, bisa meredakan sedikit masalah. Akan tetapi, bukankah jika kita memiliki masalah, tetap saja masalah itu akan ada, bukan? Jadi, sebenarnya kita bisa menikmati musik namun jangan biarkan musik menguasai hidup kita.
>>>Katakan, “Music is not my life!” Setuju? Setuju-setujulah..
musik itu ga bisa dipisahkan dari kehidupan
hehehe…. jika music is not your life…
so it was accesories of your life….
waaakkk… koq ngaco gini jadinya…
Oktober 11, 2008 pada 4:38 am
Music is not my life? Halaah. Ekstreem kali itu mbak.
Music itu kayak … makan. Kalo lapar, baru terasa enak. Wakkakakak. Kalo lagi kepengen denger, baru muter musik, pasti enak.
Lagian kebanyakan hening ntar jadi melankolis lo
Salam kenal
-Bong