Posted by: HeLL-dA on: September 30, 2008
Tiba-tiba saja saya tertarik untuk membaca novel.
Biasanya saya tidak suka baca novel, paling banter Kumpulan Cerpen Kompas! Novel kali ini yang saya baca setelah sebulan lalu membaca novel berjudul “Lelaki di Titik Nol” yang harus saya akui saya tak begitu suka ceritanya. Cerita novel tersebut mirip serial cantik. Hehe.. (Maaf, maaf, memang pesan yang disampaikan bagus hanya saja… ).
Oya, balik lagi pada novel yang sedang saya baca ini. Saya memang baru membaca awal-awalnya. Pertama-tama saya kurang mengerti ceritanya, apalagi ejaannya masih Indonesia tempo doeloe. Namun, lambat-laun saya mulai mengerti sedikit dan paham kedudukan setiap tokohnya. Satu lagi yang saya senangi dari novel berjudul “Ziarah” karya Iwan Simatupang ini adalah tokohnya yang tidak diberi nama, sama seperti kedua cerpen yang telah saya tulis. (Saya tidak terinspirasi dari novel ini lho, cerpen saya yang tokoh-tokohnya tidak punya nama adalah proses dari rutinitas menulis selama ini. Ceilee, padahal cuma menelurkan dua buah cerpen!
).
Gambar sampul novel di bawah ini saya dapat dari Google, soalnya saya kan tidak punya kamera (ntar-ntar deh saya pinjem punya orang). Juz for info, sampul novel “Ziarah” yang ada pada saya sekarang ini berbeda dengan yang di bawah ini tapi gambar yang ada di sampul pada gambar di bawah ada di dalam novel “Ziarah” saya. Kemudian, “Ziarah” yang saya punya merupakan cetakan yang ketujuh yakni tahun 2001.
>>>Terima kasih banyak buat Mishima yang sudah meminjam buku ini dari perpustakaan sekolahnya. Oleh karena itu, aku berjumpa dengan novel ini. Anda tertarik untuk ikut membacanya atau Anda sudah membaca? Maaf, saya belum bisa memberikan sinopsisnya.
aq jg awalx ga ngerti baca novel ziarah ni lho, tapi stelah membacanya daleeem,,, banget ceritanya setujukn,,,?
September 30, 2008 pada 11:13 pm
He….tp jangan aku di ziarahin yah…ntar dikira kuburan…wakakkk….aku mah cuma paling seneng baca tetralogi laskar pelangi…sedih, bangga, senang, smuanya deh..