HeLL-dA’s Words on Press

Film Kartun=Film Anak (?)

Posted by: HeLL-dA on: Agustus 21, 2008

conan.jpg

Beberapa ada yang berpikiran seperti itu. Saya masih menemukannya! Namun, kalau kita perhatikan tema dan alur ceritanya, sama sekali tidak! Ada banyak film kartun yang seharusnya diberi label untuk remaja atau bimbingan orang tua. Saya tertarik menulis tentang ini karena saya baru saja membaca surat kabar hari ini yang memberitakan mengenai beberapa tayangan yang perlu diwaspadai oleh pengamatan KPI. Di antaranya yang saya ingat adalah “Cerita SMA” di RCTI, “Bleach” di Indosiar, “Detective Conan” di Indosiar dan “Naruto” di Global TV. Nah, bukankah yang merajai dalam level diwaspadai adalah film-film kartun!

bleach2.jpg

Sedikit saya kutip dari harian tersebut dan agak melenceng dari yang saya bicarakan. Mengenai sinetron “Cerita SMA”, drama ini telah melanggar norma kesusilaan karena telah mempertontonkan alat kelamin anak laki-laki dan melecehkan orang yng bertubuh gemuk. Kembali mengenai film-film kartun. Untuk “Bleach” dan “Naruto” ada banyak adegan berdarah dan ekspresif. “Detective Conan”, pastinya kita sudah tahu! Rekonstruksi pembunuhan yang benar-benar detail dan wow! Saya sendiri terpukau dengan trik-trik pembunuhan yang disajikan. Sementara beberapa film kartun yang mungkin luput dari perhatian ada banyak adegan berciuman dan bercumbu-cumbuan, pakaian yang minim dan sebagainya. Salah satunya berjudul “Full Metal Panic“.

Membaca berita ini jadi mengingatkan saya pada ceramah beberapa tahun silam, yang juga diingatkan di harian yang saya baca itu. “Tom and Jerry” saja pun sebenarnya patut diperhatikan! Adegan-adegan yang tidak pantas dilihat oleh anak-anak ada di situ. Tindakan membalas dendam adalah intinya.

tom_and_jerry.jpg

Oleh karena para orang tua harus memperhatikan apa yang anak-anak mereka tonton. Bukan berarti melarang untuk menonton acara-acara tersebut namun orang tua hendaknya mendampingi. Sesuai label “Bimbingan Orang Tua”, orang tua perlu mengajarkan dan membimbing anak-anak mereka bukan saja mana yang baik dan yang buruk akan tetapi menanamkan nilai-nilainya sehingga anak-anak juga bisa berpikir bijaksana.

naruto.jpg

Tag: ,

8 Tanggapan ke "Film Kartun=Film Anak (?)"

salam kenal, thx dah mampir di blog saya ;)

Ini mah film favorit anak saya…hehe..salam kenal ya

bener mbak. banyak acara di tipi yang gak cocok buat anak-anak, juga kalangan remaja dan orang tua. gak mutu. aku gak punya pesawat TV lho Mbak. Alhamdulllah gak kepingin.

Tidak kepingin punya TV?
Wow!
Saya salut.. :)

in aq bgd….pgen dch brkhayal jd dewa kematian
kya ichigo….^_^

jangan salah, ada kartun bokep loh. hehehe…

saya kadang masih suka nonton kartun juga kq, misalnya naruto. maklum masih pengen jadi anak kecil. dulu waktu jadi anak kecilnya kurang. kecepetan dewasa.hehehe…

makanya sebagai orang tua harus mengawasi anaknya, ardnahc kartun bokep haha hentai maksudnya ya…
lebih enak jadi anak kecil ya kayanya hahaha

film kartun yang jaman dulu kenapa ga bisa ditampilkan?

Tinggalkan Balasan

Logo Lomba Blog Remaja Kisara 2008

Dokumen

Stat (Agt'08)

  • 20,128 pengamat

Add to Technorati Favorites web stats PageRank Bloggerian
 Top Hits My BlogCatalog BlogRank 100 Blog Indonesia Terbaik

Click-click

Yuk.Ngeblog.web.id Blog Kisara

Recent Readers

View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile

RSS Curhat Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Twitter Update